Senin, 12 September 2022

PEMERIKSAAN SALIVA




Pemeriksaan Saliva


Status Kebersihan Gigi dan Mulut

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari tubuh yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya sebab kesehatan gigi dan mulut akan mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penyakit kesehatan gigi dan mulut adalah spesifik, dalam arti status kesehatan gigi untuk masing-masing kelompok umur, mempunyai indikator yang berbeda-beda.

 

Plak

         Plak merupakan suatu deposit lunak yang terdiri atas kumpulan bakteri yang berkembang biak di dalam lapisan suatu matriks intraseluler.

         Lapisan ini terbentuk dan melekat erat pada permukaan gigi bila seseorang mengabaikan kebersihan gigi dan mulutnya (forest, 1995).

         Dalam jumlah sedikit plak tidak dapat terlihat kecuali apabila telah diwarnai dengan disclosing solution.

         Apabila plak telah menumpuk, plak akan terlihat berwarna abu-abu, kekuningan, dan kuning.

         Plak biasanya terbentuk pada sepertiga permukaan gingival dan pada permukaan gigi yang cacat dan kasar (Manson, 1993; Megananda et al, 2009)

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Plak

  1. Lingkungan Fisik meliputi anatomi dan posisi gigi, anatomi jaringan sekitarnya, struktur permukaan gigi, dimana plak akan jelas terlihat setelah dilakukan pewarnaan disclosing solution.

2.      Friksi atau gesekan oleh makanan yang dikunyah pada permukaan gigi yang tidak terlindung dan pemeliharaan kebersihan mulut dapat mencegah atau mengurangi penumpikan plak di permukaan gigi.

3.      Pengaruh diet terhadap pembentukan plak ada dua aspek yaitu: pengaruhnya secara fisik dan pengaruhnya sebagai sumber makanan bagi bakteri didalam plak. keras lunaknya makanan mempengaruhi pembentukan plak, plak akan terbentuk apabila kita lebih banyak mengonsumsi makanan lunak.

 

PHPM ( personal hygiene performance modified)

Indeks kebersihan mulut PHP-M (Personal Hygiene Performance-Modified) dari Martin dan Meskin (1972), merupakan indeks yang telah dimodifikasi dari Personal Hygiene Index (PHP) dari Podshadley dan Haley (1968). Indeks PHP ini untuk menilai debris, sedangkan Indeks PHP-M untuk mengukur plak secara obyektif. Pemeriksaan PHP-M menggunakan gigi indeks dan menggunakan agen disklosing.

 Gigi indeks yang digunakan pada metode PHP-M ini adalah sebagai berikut :

          Gigi paling belakang tumbuh di kwadran kanan atas.

          Gigi C| atau c| , bila gigi ini tidak ada, dipakai gigi anterior lainnya.

          |P1 atau |m1.

          Gigi paling belakang tumbuh di kwadran kiri bawah.

          Gigi C kiri bawah atau c kiri bawah , bila gigi ini tidak ada, dipakai gigi anterior lainnya.

          P1 kanan bawah atau m1 kanan bawah

 

Cara Penilaian dengan PHP-M:

          Buat 2 garis imajiner pada gigi dari oklusal/incisal ke gingival, garis imajiner ini akan membagi gigi menjadi 3 bagian yang sama dari oklusal ke gingival. Masing-masing 1/3 bagian dari panjang garis imajiner tadi, yang akhirnya akan membagi gigi menjadi 5 area (A, B, C, D, dan E). Pengertian area :

          Area 1/3 gingival dari area tengah

          Area 1/3 tengah dari area tengah

          Area 1/3 incisal atau oklusal dari area tengah

          Area distal

          Area mesial

          Pembagian area penilaian plak metode PHP-M

 

1.      Apabila terlihat ada plak di salah satu area, maka diberi skor 1 (atau tanda v), jika tidak ada plak bisa diberi skor 0 atau tanda (-).

2.      Hasil penilaian plak yaitu dengan menjumlahkan setiap skor plak pada setiap permukaan gigi, sehingga skor plak untuk setiap gigi indeks bisaberkisar antara 0-10.

3.      Dengan demikian, skor plak untuk semua gigi indeks bisa berkisar antara 0-60.

 

 Cara menggunkan disclosing solution

 1.      Disclosing solution (cair),  cara penggunaannya diteteskan dibawah lidah kemudian diratakan keseluruh            permukaan gigi.

2.      Lalu diludahkan. Gigi yang terbebas dari plak ditandai dengan tidak adanya pewarnaan oleh disclosing solution pada gigi.

3.      Sedangkan permukaan gigi berwarna merah berarti pada gigi tersebut terdapat plak.



PEMERIKSAAN PLAK

 

B

L

M

D

 

SKOR

TOTAL

PI

16

1

0

0

0

 

16

12

24

12

0

0

0

0

 

1

0,25

0

0

0,25

1

1,5:6

 

 

0,25

24

0

0

0

0

 

36

1

0

0

0

 

0,25

1

2

0,5

1

0,

32

0

0

1

1

 

44

1

0

0

0

 

44

32

36

KRITERIA PLAK INDEKS

SKOR

Plak Indeks < 0.4

0

Plak Indeks 0.4 - 1.0

1

Plak Indeks 1.1 - 2.0

2

Plak Indeks > 2.0

3

Continue reading PEMERIKSAAN SALIVA